← Daftar Artikel

Tim Baity Syahan Ikuti Tahap Wawancara SEED Palu Wave 2, Angkat Semangat UMKM Inklusif

Tim Baity Syahan Ikuti Tahap Wawancara SEED Palu Wave 2, Angkat Semangat UMKM Inklusif

Palu, 3 Agustus 2026 – PT Baity Syahan Persada berhasil melaju ke tahap screening dan wawancara Program SEED Palu Wave 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh SEED Palu bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu, Indonesia Setara (INSPIRASI), dan Sasakawa Peace Foundation. Wawancara dilaksanakan di Kantor INBIS Palu, Gedung Pasar Bambaru Lantai 2, dengan menghadirkan para pelaku usaha dan komunitas yang membawa solusi atas berbagai persoalan sosial di masyarakat.

PT Baity Syahan Persada mendaftarkan tim yang terdiri dari Mauizzatil Hasana M. Hafizin (Zizi) sebagai Project Officer, Mega sebagai Social Media Specialist, Parman sebagai Partnership, serta Yasmin Aljufri sebagai Founder sekaligus Direktur PT Baity Syahan Persada. Pada tahap wawancara, perusahaan diwakili oleh Mega dan Mauizzatil Hasana M. Hafizin (Zizi).

Sesi wawancara dipandu oleh Andi Rizky Hardiansyah dan Nur Rina Maskayanti dari Business Mentor SEED Palu. Dalam kesempatan tersebut, tim Syahan memaparkan perjalanan perusahaan sebagai UMKM inklusif yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Salah satu momen yang paling berkesan datang ketika Mega, yang saat ini bertugas sebagai Admin Media Sosial Syahan, membagikan kisah perjalanannya bergabung bersama perusahaan.

"Sebelum saya mengenal Syahan, saya sebenarnya sudah menyadari bahwa saya memiliki potensi di dunia digital, khususnya media sosial. Mungkin secara fisik saya memiliki keterbatasan, tetapi saya masih memiliki kemampuan yang Tuhan berikan. Saya masih bisa belajar, membuat konten, dan mengelola media sosial."

Mega menceritakan bahwa bergabung dengan Syahan menjadi titik balik dalam hidupnya. Ia memperoleh kesempatan bekerja sesuai dengan keahlian yang dimiliki sekaligus terus mengembangkan kompetensinya di bidang digital.

"Menurut saya, pertemuan kami adalah sebuah kolaborasi yang saling memberdayakan. Syahan melihat kemampuan yang saya punya dan memberikan saya kesempatan untuk bekerja sebagai admin media sosial. Di sisi lain, saya juga bisa memberikan kontribusi nyata untuk Syahan."

Ia juga menyampaikan bahwa makna inklusi bukan sekadar memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas, melainkan memberikan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan.

"Saya tidak ingin hanya dilihat sebagai seseorang yang memiliki keterbatasan. Saya ingin dilihat dari apa yang bisa saya lakukan. Dan saya bersyukur Syahan tidak hanya melihat keterbatasan saya, tetapi melihat potensi saya."

Bagi PT Baity Syahan Persada, kisah Mega menjadi bukti bahwa lingkungan kerja yang inklusif mampu menghadirkan manfaat bagi semua pihak. Perusahaan percaya bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat berkembang apabila diberikan ruang, kepercayaan, dan kesempatan yang setara.

Melalui Program SEED Palu Wave 2, PT Baity Syahan Persada berharap dapat memperoleh pendampingan untuk memperkuat model bisnis sosial yang sedang dikembangkan, memperluas jejaring kolaborasi, serta meningkatkan dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat dan penyediaan lapangan kerja yang lebih inklusif di Kota Palu.

Dengan semangat "bertumbuh bersama melalui inklusi", PT Baity Syahan Persada berkomitmen untuk terus membuktikan bahwa UMKM tidak hanya dapat menciptakan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang bagi setiap orang untuk berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.