← Daftar Artikel
Kuliner Palu

P3DI Kunjungi UMKM Inklusi PT Baity Syahan Persada dalam Rangka Rakernas V

P3DI Kunjungi UMKM Inklusi PT Baity Syahan Persada dalam Rangka Rakernas V

Palu, 3 Juli 2026 – Dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI) yang mengusung tema "Transformasi UMKM Perempuan di Era Digital", rombongan P3DI melakukan kunjungan ke UMKM inklusi Toko Frozen dan Oleh-Oleh PT Baity Syahan Persada yang berlokasi di Jalan Kue Bongo II Nomor 67, Kota Palu, pada Kamis (3/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan salah satu agenda resmi Rakernas V P3DI yang didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (KomDigi), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Sulteng. Sekitar 30 peserta yang merupakan perwakilan P3DI dari berbagai provinsi di Indonesia hadir untuk melihat secara langsung praktik UMKM yang mengedepankan inovasi dan inklusivitas.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan didampingi oleh Pak Yassin selaku pendamping sekaligus penerjemah bahasa isyarat. Ia menjelaskan perkembangan UMKM inklusi yang dijalankan PT Baity Syahan Persada kepada Ketua Umum P3DI, Dr. Sri Sundari, S.H., M.M., CGCAE, CHT, CI, serta Ketua Wilayah P3DI Sulawesi Tengah, Musni K. Usman, S.Pd.

PT Baity Syahan Persada merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kuliner olahan dan oleh-oleh khas Palu. Berdiri sejak tahun 2021, perusahaan ini terus berinovasi menghadirkan produk-produk lokal bernilai tambah. Salah satu produk unggulannya adalah Bagorkelas, yaitu inovasi bawang goreng yang memadukan bawang batu komoditas yang telah memiliki Indikasi Geografis dengan ikan rono dan daun kelor, dua komoditas khas kebanggaan Kota Palu. Inovasi tersebut berhasil meraih Juara I Lomba Inovasi BRIDA Kota Palu, sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan produk berbasis potensi daerah.

Selain mengembangkan produk unggulan, PT Baity Syahan Persada juga berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Saat ini perusahaan mempekerjakan 10 orang karyawan, dengan 3 di antaranya merupakan penyandang disabilitas, sebagai wujud nyata pemberdayaan dan kesempatan kerja yang setara.

Founder sekaligus Direktur PT Baity Syahan Persada, Ibu Yasmin Aljufri, menyampaikan harapannya agar kunjungan P3DI menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha sekaligus memperluas dampak sosial yang diberikan perusahaan.

"Kami berharap PT Baity Syahan Persada dapat terus berkembang, menyerap lebih banyak tenaga kerja, khususnya penyandang disabilitas, serta menjadi UMKM percontohan yang memiliki rumah produksi dan sistem kerja yang inklusif. Kami ingin membuktikan bahwa UMKM dapat tumbuh bersama masyarakat dengan memberikan kesempatan yang setara bagi semua untuk berkarya," ujar Yasmin.

Melalui kunjungan ini, P3DI menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi UMKM perempuan di era digital yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan inovasi, pemberdayaan, dan inklusivitas. Diharapkan, praktik baik yang diterapkan PT Baity Syahan Persada dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain di berbagai daerah di Indonesia.