Dukung Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Pengolahan Ikan Perdana Syahan Libatkan PKK, Padat Karya, dan Masyarakat Umum

Palu, 7 Oktober 2026 — PT Baity Syahan Persada menggelar Pelatihan Vokasi Nasional Pengolahan Ikan melalui program Tailor Made Training Batch 4 yang berlangsung pada 7–22 Oktober 2026 di Rumah Produksi Syahan, Jalan Pue Bongo II No. 67, Palu.
Pelatihan ini merupakan pelatihan pengolahan ikan pertama yang diselenggarakan oleh Syahan. Program tersebut menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung peningkatan keterampilan masyarakat, pengembangan usaha berbasis potensi lokal, serta membuka peluang kewirausahaan di bidang pengolahan hasil perikanan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Lurah Palupi dan turut dihadiri oleh Pak Tofan selaku perwakilan Balai Latihan Kerja (BLK). Lurah Siranindi juga hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, yaitu kelompok ibu-ibu PKK, peserta program Padat Karya, serta masyarakat umum yang memiliki minat untuk mempelajari keterampilan pengolahan ikan.
Direktur PT Baity Syahan Persada sekaligus instruktur pengolahan ikan, Yasmin Aljufri, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada peserta, tetapi juga menjadi bekal untuk mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan nilai tambah produk perikanan.
Selama 14 hari pelatihan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari proses pengolahan ikan secara terarah melalui perpaduan materi teori dan praktik. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami proses produksi, menjaga kualitas produk, serta melihat peluang pengembangan usaha dari hasil olahan ikan.
Antusiasme masyarakat terhadap pelatihan perdana ini terbilang sangat baik. Keikutsertaan peserta dari berbagai kelompok menunjukkan adanya minat untuk meningkatkan keterampilan dan memanfaatkan peluang usaha yang tersedia. Respons positif tersebut menjadi dorongan bagi Syahan untuk terus mengembangkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PT Baity Syahan Persada berharap pelatihan pengolahan ikan dapat menjadi salah satu upaya mendorong tumbuhnya wirausaha baru, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palu dan sekitarnya.
Syahan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan, pengolahan produk pangan lokal, dan penciptaan peluang usaha yang berkelanjutan.